Kamis (1/10/2026), SMAN 5 Bandar Lampung mengadakan upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati setiap tanggal 1 Oktober. Upacara dilaksanakan dengan khidmat di lapangan sekolah. Upacara tersebut diikuti oleh seluruh warga sekolah, mulai dari kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, staf Tata Usaha (TU), hingga seluruh siswa dan siswi. Para siswa dan siswi terlihat sangat antusias dan bersemangat mengikuti upacara. Mereka berbaris dengan rapi di lapangan tanpa harus menunggu arahan dari guru. Hal ini menunjukkan bahwa jiwa nasionalisme telah tertanam dalam diri mereka.

Upacara dimulai pada pukul 07.00 WIB. Sinar matahari yang begitu terik tidak mengurangi semangat dan ketulusan kami dalam mengenang jasa para pahlawan yang telah gugur dalam mempertahankan Pancasila sebagai dasar negara. Upacara berjalan dengan tertib dan khidmat. Rangkaian upacara dilaksanakan seperti biasa, dimulai dari pemimpin upacara memasuki lapangan hingga pembacaan doa. Namun, terdapat hal yang berbeda, yaitu lagu nasional yang dinyanyikan adalah “Garuda Pancasila”, sesuai dengan tema peringatan Hari Kesaktian Pancasila.

Pak Mustakim, S.Kom. selaku pembina upacara menyampaikan pesan bahwa kita harus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Sebagaimana fungsinya, Pancasila merupakan pandangan hidup bagi masyarakat. Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila menjadi pedoman bagi masyarakat dalam bersikap dan bertingkah laku. Oleh karena itu, nilai-nilai tersebut sejatinya harus tertanam dan tercermin dalam setiap karakter yang dimiliki oleh siswa.
Upacara memperingati Hari Kesaktian Pancasila pada dasarnya bukan hanya sekadar upacara biasa seperti yang kita lakukan pada Senin pagi. Upacara kali ini mengandung makna yang lebih mendalam karena kita kembali mengenang sejarah serta meneguhkan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara, ideologi, dan pandangan hidup dalam berbangsa dan bernegara. Upacara ini mengajarkan kita untuk membina persatuan, menumbuhkan semangat nasionalisme, menerapkan gotong royong, dan menghargai perjuangan bangsa. Dengan meluangkan waktu sejenak untuk bersama-sama menundukkan kepala dan menghormati jasa para pahlawan, kita menunjukkan rasa hormat dan penghargaan terhadap perjuangan mereka dalam mempertahankan bangsa dan negara. Sikap tersebut juga menjadi pengingat bagi kita untuk meneruskan semangat perjuangan dan menjaga persatuan Indonesia.

Setelah upacara selesai, diharapkan para siswa mampu menyadari dan memaknai perjuangan para pahlawan dalam mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia, khususnya dalam menjaga Pancasila sebagai dasar negara. Sekolah berharap agar rasa nasionalisme dan semangat rela berkorban yang dimiliki para pahlawan juga dapat tertanam dalam diri setiap siswa. Peringatan Hari Kesaktian Pancasila mengingatkan kita bahwa mempertahankan dasar negara bukanlah hal yang mudah. Oleh karena itu, sebagai generasi penerus bangsa, kita wajib menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila agar terus hidup dan menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
REDAKSI PERSISMA
SHABRINA PUTRI AQILAH || XI – F1
Recent Comments