Kamis (16/01/25), SMA Negeri 5 Bandar Lampung kembali menyelenggarakan kegiatan donor darah sebagai salah satu bentuk kepedulian sosial terhadap masyarakat. Kegiatan donor darah merupakan acara amal yang terbuka untuk umum. Kegiatan ini berlangsung di aula sekolah dan diikuti oleh siswa, guru, staf sekolah, dan masyarakat yang telah memenuhi syarat dan ketentuan pendonoran.
Kegiatan donor darah ini biasa dikenal dengan “Smanla Blood Donor Day”, merupakan program dari ekstrakurikuler Palang Merah Remaja (PMR) SMAN 5 Bandar Lampung, yaitu PMR Wira Smanla. Kegiatan ini memiliki tujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya membantu sesama, khususnya bagi mereka yang membutuhkan transfusi darah. Melalui kegiatan donor darah ini, SMA Negeri 5 Bandar Lampung berupaya menanamkan nilai-nilai solidaritas dan kepedulian sosial di kalangan siswa. Harapannya, generasi muda dapat tumbuh menjadi individu yang cerdas dan berjiwa kemanusiaan.

Saat ini, kebutuhan darah di rumah sakit terus meningkat setiap tahunnya. Dalam situasi darurat, ketersediaan darah dapat menjadi penentu antara hidup dan mati bagi pasien. Dengan mendonorkan darah, kita berkontribusi secara langsung dalam menyelamatkan nyawa orang lain. Dengan berjalannya kegiatan ini, SMA Negeri 5 Bandar Lampung berharap, kantung darah yang terkumpul mampu menolong banyak orang yang membutuhkan. Dari antusiasme khalayak ramai, kegiatan donor darah hari ini berhasil mengumpulkan sebanyak 155 kantong darah yang akan disalurkan melalui PMI kepada rumah sakit di Bandar Lampung.
Acara ini terselenggara berkat kerjasama antara PMR Wira Smanla dengan Palang Merah Indonesia (PMI).”Smanla Blood Donor Day” merupakan kegiatan yang rutin diselenggarakan setiap 3 bulan sekali di SMA Negeri 5 Bandar Lampung. Untuk menjadi pendonor, harus memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku antara lain, berusia 17-60 tahun dengan berat badan minimal 45Kg, memiliki tekanan darah dan kadar hemoglobin normal, tidak sedang hamil atau menyusui, dalam kondisi sehat, tanpa demam atau flu.
Tim medis dari PMI hadir untuk memastikan proses pengambilan darah berlangsung aman, higienis, dan sesuai prosedur kesehatan. Tahap pendonoran darah dimulai dengan calon pendonor mengisi formulir, kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan untuk memastikan kondisi pendonor sesuai dengan syarat dan ketentuan yang ada.

Muhammad Farrel Orlon Palupi, selaku ketua pelaksana kegiatan donor darah mengatakan, “Bagi yang belum bisa mendonorkan darahnya untuk orang lain dikarenakan suatu alasan, tidak ada kata terlambat untuk mulai menjadi pendonor di kemudian hari. Untuk mendonorkan darah yang baik, kita harus selalu menjaga kesehatan kita, tidak merokok, tidak mengonsumsi obat-obatan terlarang, serta mengonsumsi air putih. Sebab, setetes darah kalian dapat menyelamatkan ribuan nyawa di luar sana”.
Kegiatan donor darah merupakan wujud nyata kepedulian dan solidaritas sosial dalam membantu sesama. Acara ini tidak hanya memberikan manfaat langsung kepada pasien yang membutuhkan darah, tetapi juga mengedukasi masyarakat tentang pentingnya berbagi dan menjaga kesehatan tubuh. Setiap tetes darah yang didonorkan menjadi harapan baru bagi mereka yang membutuhkan. Melalui partisipasi aktif masyarakat, stok darah di bank darah dapat terpenuhi, sehingga mampu menyelamatkan lebih banyak nyawa.
Dengan demikian, kegiatan donor darah yang diadakan di SMA Negeri 5 Bandar Lampung adalah bukti nyata bahwa kepedulian sosial dan semangat berbagi dapat ditanamkan sejak usia muda. Kegiatan donor darah yang dilakukan bersama, baik dalam komunitas, instansi, atau acara amal tidak hanya mempererat hubungan sosial, tetapi juga menciptakan masyarakat yang lebih peduli dan berjiwa kemanusiaan.
REDAKSI PERSISMA
Penulis : Alexandria Avinka Sasikirana | XE-3
Recent Comments